Bangka BelitungBeritaHukum & KriminalLokalPangkalpinangPolitik

Tahapan Siluman Pada Seleksi KPID Babel, Menghebohkan ! 12 Nama Hilang Seketika, Ajaib!

×

Tahapan Siluman Pada Seleksi KPID Babel, Menghebohkan ! 12 Nama Hilang Seketika, Ajaib!

Sebarkan artikel ini

Melihat keresahan peserta, Ketua BPW GESID Babel, Suwardian Ramadhan, menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal penuh kasus ini hingga ada kejelasan.

“Ini bukan soal kepentingan pribadi, tetapi menyangkut integritas seleksi KPID. Kalau hasil uji kompetensi sudah diumumkan 33 orang MS, seharusnya semuanya dilibatkan di tahap uji publik.

Akan menjadi salah besar kalau kemudian DPRD ujuk ujuk mengeliminasi tanpa dasar hukum yang jelas. Kami menuntut klarifikasi terbuka dari Timsel dan Komisi I DPRD yang telah mengambil keputusan kolektif-kolegial.

“Mereka harus menjelaskan secara transparan, agar peserta merasa lega dan masyarakat percaya bahwa proses seleksi ini bersih,” tegas Suwardian.

“Menurutnya, mekanisme seleksi harus dijalankan sesuai aturan. “Jika memang ada pengurangan atau alasan tertentu, maka harus diumumkan resmi melalui berita acara atau keputusan yang jelas. Bukan tiba-tiba nama hilang. Hal seperti ini tidak profesional, dan kami khawatir akan jadi preseden buruk di kemudian hari jika dibiarkan,” tambahnya.

GESID Babel menegaskan bahwa pihaknya bersama peserta yang dirugikan akan terus mengawal persoalan ini, termasuk dalam audiensi resmi dengan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang sudah dijadwalkan pada 6 Oktober mendatang.

“Kami akan hadir membawa bukti, data, serta pernyataan peserta yang sudah dinyatakan MS tapi namanya hilang. Timsel dan DPRD wajib bertanggung jawab. Jangan sampai publik kehilangan kepercayaan terhadap DPRD dan proses seleksi yang seharusnya transparan,” pungkas Suwardian Ramadhan.

Sementara itu, dari tingkat pusat, Koordinator Bidang Kelembagaan KPI Pusat, I Made Sunarsa, memberikan tanggapan atas polemik ini saat dikonfirm via whatsap “Kami belum pada kapasitas memberikan arahan. Namun jikalau pihak daerah meminta secara resmi, kami akan tindak lanjuti sesuai kapasitas kami dan regulasi yang ada,” ujarnya.

Adapun ketika wartawan mencoba meminta konfirmasi resmi kepada Ketua KPI Pusat, koordinator Bangka Belitung, Bapak Tulus, hingga berita ini diterbitkan belum ada respon darinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *