Dessy Ayutrisna: Beda Pilihan Politik Jangan Sampai Meruntuhkan Persatuan (P/E: Yosua.Asw)
PANGKALPINANG, LIPUTANSATU.COM, — Perbedaan pilihan politik merupakan bagian dari dinamika demokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh berubah menjadi sekat yang merusak persaudaraan dan memecah belah masyarakat. Pesan inilah yang ditegaskan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, saat menghadiri Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) lima kabupaten/kota se-Pulau Bangka di Swiss-Belhotel Pangkalpinang.
Dalam sambutannya, Dessy mengingatkan bahwa kehidupan demokrasi memberikan ruang yang sama bagi setiap partai politik untuk menyampaikan gagasan, memperjuangkan aspirasi, dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, perbedaan pandangan maupun pilihan politik merupakan sesuatu yang lumrah. Akan tetapi, menjaga persatuan dan keutuhan masyarakat harus tetap menjadi kepentingan bersama di atas segala perbedaan.
“Berbeda pandangan politik itu wajar dan berbeda partai politik itu sah, tetapi yang tidak boleh terjadi adalah perpecahan,” tegas Dessy di hadapan para kader PKB dan tamu undangan.
Ia juga mengapresiasi perjalanan dan kontribusi PKB yang selama ini dikenal memiliki kedekatan dengan lingkungan pesantren, ulama, serta kelompok masyarakat yang memperjuangkan keadilan sosial.
Dessy berharap PKB terus mengembangkan peran politik yang terbuka, membangun komunikasi dengan berbagai elemen, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat tanpa membatasi diri pada kelompok tertentu.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan politik PKB kepada dirinya bersama Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, dalam menjalankan amanah pemerintahan di Kota Pangkalpinang.
“Atas nama pribadi, saya dan Prof. Udin mengucapkan terima kasih atas partisipasi, doa, serta dukungan politik yang diberikan kepada kami. Semoga PKB semakin maju dan terus menebarkan manfaat, tidak hanya di Kota Pangkalpinang tetapi juga di seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” ujarnya.













