Lebih jauh, Dessy menegaskan Pemerintah Kota Pangkalpinang terbuka terhadap kritik, masukan konstruktif, maupun aspirasi yang disampaikan berbagai partai politik. Baginya, komunikasi antara pemerintah dan kekuatan politik merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi sekaligus memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Ia menilai partai politik memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah. Karena itu, sinergi dan komunikasi yang sehat harus terus dibangun agar berbagai persoalan daerah dapat dicarikan solusi bersama.
Pemerintah, lanjutnya, tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan, pengawasan, kritik, dan gagasan dari berbagai elemen politik dibutuhkan untuk mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan pengukuhan tersebut turut dihadiri Ketua DPW PKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung H. M. Taufik Mardin, Sekretaris DPW PKB Babel Abang, Ketua PW Perempuan Bangsa Babel Mina Agustusia, jajaran Ketua Dewan Syuro dan Dewan Tanfidz DPC PKB se-Babel, serta perwakilan partai politik, KPU, Bawaslu, Badan Kesbangpol, dan DPMDPK Kota Pangkalpinang.
Mengakhiri sambutannya, Dessy menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus DPC dan DPAC PKB lima kabupaten/kota se-Pulau Bangka yang telah resmi dikukuhkan.
Ia berharap amanah organisasi dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, menjaga soliditas internal, serta mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap langkah perjuangan politik.
Pengukuhan kepengurusan baru ini diharapkan menjadi momentum bagi PKB untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperluas kontribusi dalam kehidupan demokrasi dan pembangunan daerah.
Sebab, perbedaan boleh hadir dalam panggung politik, tetapi persatuan harus tetap menjadi fondasi bersama dalam membangun Pangkalpinang dan Bangka Belitung.













