“Saya mendapat kabar ada masyarakat yang diancam. Ini bukan sekadar masalah sawit, tetapi menyangkut keberlangsungan hidup rakyat. Tidak boleh satu kampung kalah oleh segelintir orang yang membawa kepentingan perusahaan,” ucapnya.
Rina menegaskan DPRD Babel tidak akan berpihak kepada perusahaan yang terbukti melanggar hukum. Ia memastikan pihaknya berdiri bersama masyarakat untuk memperjuangkan hak mereka.
“Insya Allah kami bersama rakyat, bukan perusahaan. Jika terbukti melanggar, perusahaan harus bertanggung jawab. DPRD tidak akan tinggal diam ketika rakyat dirugikan,” tegasnya.
Di sisi lain, ia mendesak aparat penegak hukum agar tanggap dan turun tangan mengusut dugaan pelanggaran tersebut.
“Negara tidak boleh tunduk pada perusahaan. Jangan biarkan rakyat kehilangan sumber air demi kepentingan segelintir pihak,” tutupnya dengan nada keras.












