BeritaNasionalPangkalpinangPemerintahan

Ketika Seni Butuh Rumah: Lobi Saparudin ke Menteri Kebudayaan di Momen HFN

×

Ketika Seni Butuh Rumah: Lobi Saparudin ke Menteri Kebudayaan di Momen HFN

Sebarkan artikel ini

“Kami akan datang untuk melihat langsung. Kalau lahannya siap, ini bisa kita dorong lebih cepat,” ujarnya.

Upaya ini bukan langkah tiba-tiba. Proposal pembangunan Gedung Kesenian telah lebih dulu diajukan ke Kementerian Kebudayaan sebagai bagian dari komitmen jangka panjang pemerintah kota.

Bagi Saparudin, perjuangan ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi tentang membangun identitas.

“Seni adalah wajah daerah. Kalau kita tidak siapkan ruangnya, maka kita kehilangan bagian penting dari diri kita,” katanya.

Harapan pun kini menggantung di antara rencana dan realisasi. Namun satu hal pasti—langkah sudah dimulai.

Dan dari pertemuan di Yogyakarta itu, Pangkalpinang sedang menulis babak baru: tentang seni yang tak lagi terpinggirkan, tetapi berdiri tegak di rumahnya sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *