Bangka BaratBangka BelitungBeritaPemerintahan

Hidayat Arsani Gandeng ASDP dan Sumsel, Dermaga II Tanjung Kalian Disiapkan Jadi Pengurai Kemacetan Tahunan

23
×

Hidayat Arsani Gandeng ASDP dan Sumsel, Dermaga II Tanjung Kalian Disiapkan Jadi Pengurai Kemacetan Tahunan

Sebarkan artikel ini

Hidayat Arsani Gandeng ASDP dan Sumsel, Dermaga II Tanjung Kalian Disiapkan Jadi Pengurai Kemacetan Tahunan (P/E: Yosua.Asw)

MENTOK, LIPUTANSATU.COM, — Setiap musim mudik dan libur panjang tiba, Pelabuhan Tanjung Kalian selalu menjadi saksi panjangnya antrean kendaraan yang menunggu giliran menyeberang menuju Sumatera. Kini, harapan untuk mengakhiri persoalan itu mulai terlihat melalui pembangunan Dermaga II yang ditargetkan selesai sebelum Natal dan Tahun Baru 2026.

Proyek yang dikerjakan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tersebut menjadi salah satu langkah besar dalam memperkuat konektivitas Bangka Belitung dengan Pulau Sumatera sekaligus meningkatkan kapasitas layanan transportasi penyeberangan di Selat Bangka.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, memastikan pembangunan dermaga berjalan sesuai target. Bahkan, ia meminta kontraktor bekerja maksimal agar proyek dapat dimanfaatkan masyarakat sebelum periode puncak perjalanan akhir tahun.

“Kami ingin dermaga ini selesai sebelum Nataru dan sebelum Lebaran. Ini target yang harus dipenuhi karena kebutuhan masyarakat sudah sangat mendesak,” kata Heru.

Menurutnya, pembangunan pelabuhan yang baik harus dibarengi kesiapan infrastruktur di kedua sisi penyeberangan. Karena itu, ASDP bersama Pemerintah Provinsi Bangka Belitung mendorong adanya kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

“Jangan sampai satu sisi sudah siap sementara sisi lainnya tertinggal. Konektivitas yang baik harus dibangun bersama agar pelayanan benar-benar optimal,” ujarnya.

Langkah tersebut mendapat dukungan penuh dari Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani. Ia menilai pembangunan Dermaga II merupakan bentuk kepedulian nyata ASDP terhadap kebutuhan masyarakat Bangka Belitung yang selama ini mengeluhkan panjangnya antrean kendaraan di pelabuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *