BeritaPangkalpinangPemerintahan

Dari Tuatunu ke Bandung, Dodol Nanas Jadi Bukti Kolaborasi UMKM, Lapas, dan Pemkot Pangkalpinang

18
×

Dari Tuatunu ke Bandung, Dodol Nanas Jadi Bukti Kolaborasi UMKM, Lapas, dan Pemkot Pangkalpinang

Sebarkan artikel ini

Dari Tuatunu ke Bandung, Dodol Nanas Jadi Bukti Kolaborasi UMKM, Lapas, dan Pemkot Pangkalpinang (P/E: Yosua.Asw)

PANGKALPINANG, LIPUTANSATU.COM, – Harapan besar bagi produk lokal kembali lahir dari Kelurahan Tuatunu Indah. Dodol nanas hasil olahan masyarakat resmi mengawali langkahnya menembus pasar luar daerah melalui pengiriman perdana ke Bandung, Jawa Barat, sekaligus menjadi simbol keberhasilan kolaborasi dalam membangun ekonomi kerakyatan.

Momentum tersebut berlangsung dalam kegiatan peluncuran produk yang dirangkaikan dengan penanaman bersama program ketahanan pangan hasil sinergi Pondok Pesantren Manba’ul Ulum, Lapas Kelas IIA Pangkalpinang, dan Pemerintah Kota Pangkalpinang, Jumat (26/6/2026).

Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, menyampaikan apresiasi atas kegigihan masyarakat Tuatunu yang terus mengembangkan produk olahan berbasis potensi daerah hingga mampu dikenal di pasar luar Bangka Belitung.

“Saya mengapresiasi semangat masyarakat Tuatunu yang aktif mengembangkan perekonomian berbasis produk lokal. Produk pangan asal Tuatunu bahkan telah ditemukan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta,” ungkapnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kota Pangkalpinang akan membangun rumah produksi untuk memperkuat industri olahan nanas. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan menjadi pusat pengembangan produk sekaligus membuka peluang lahirnya sentra-sentra industri baru di berbagai wilayah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *