Bangka BaratBeritaHukum & Kriminal

Bos Agat Menghilang, Tim Penyidik Kejagung Baru Mampu Geledah dan Sita Rumahnya

×

Bos Agat Menghilang, Tim Penyidik Kejagung Baru Mampu Geledah dan Sita Rumahnya

Sebarkan artikel ini

Wal hasil Agat Cs langsung dibebaskan dari tahanan Lapas Tuatunu Pangkalpinang.

Adapun alasan majelis hakim membebaskan Agat cs kalau PT Timah bukan lagi BUMN melainkan swasta biasa.

Namun jaksa penuntut sekuat tenaga dengan melakukan upaya kasasi di Mahkamah Agung (MA).

Kerja keras JPU sedikit membuahkan hasil dengan memunculkan vonis beda pada 21 Juni 2022.

Vonis penjara 5 tahun hanya diketuk palu kepada sang direktur boneka yakni Tayudi als Ajang.

Sementara sang Agat dan Ali Samsuri -dengan majelis yang berbeda- dinyatakan bebas demi hukum.

Akibat vonis penjara yang hanya menyentuh si sopir -bukan pelaku utama- kerugian negara Rp50 miliar tak bisa pulih sama sekali.

Sebab keberadaan uang pengganti itu bilamana vonis penjara turut menyertai terdakwa Agat selaku pemilik PT MBS.

Kini Agat dibidik Pidsus Kejaksaan Agung. Penyidik Kejagung mulai menyasar tingkatan kolektor -setelah sebelumnya bos dan pemilik smelter.

Keseriusan penyidik Kejaksaan Agung dalam pusaran perkara yang telah merugikan keuangan negara hingga Rp 300 triliun itu menyasar Agat serta kolektor lainya dengan melakukan penyegelan atas harta serta aset-aset.

Di antara aset yang telah “dilirik itu” seperti rumah mewah bernilai puluhan miliar dan gudang-gudang.

Diduga aset tersebut diperoleh dari hasil sebagai kolektor timah ilegal selama ini.

Meski Tim Kejagung sudah melakukan penyitaan dan penyegelan rumah dan gudang milik Agat, justru Agat tidak tersentuh hukum.

Entah skenario apa yang sedang dimainkan aparat hukum, hingga saat ini Agat dan Bos Timah illegal menghilang bagaikan ditelan bumi.

Seriuskah para penegak hukum mengadili para Bos Timah illegal yang telah kenyang makan timah illegal di Bangka Belitung?

Rasanya berat untuk meyakinkan diri bahwa kita akan disuguhkan keberanian penegak hukum menangkap Agat dan para Bos Timah illegal.

Hingga berita ini dinaikkan, tim media ini belum bisa mengkonfirmasi Agat. Sejumlah nomor telepon Agat tidak bisa dihubungi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *