Dia menjelaskan, maksud dan tujuan diselenggarakan ritual adat Jerieng, untuk melestarikan tradisi di Setana Jerieng, mempertahankan nilai yang terkandung di dalamnya dalam rangka memberdayakan kebudayaan masyarakat lokal.
“Dengan harapan tradisi seperti ini dapat dipertahankan dan dikembangkan sebagai bentuk keragaman budaya di Bumi Sejiran Setason Kabupaten Bangka Barat.
Di akhir acara Bupati Bangka Barat, mengajak masyarakat untuk terus menjaga adat dan budaya agar tidak hilang ditelan zaman.
Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka Barat, M Ali, mengatakan, kegiatan ritual adat Ngerabun Pusake Setana Jerieng Desa Pelangas ini harus terus dilestarikan.
Pemda Babar melalui Disbudpar akan terus memfasilitasi kegiatan adat suku Jerieng termasuk Ritual Ngerabun Pusake di Desa Pelangas sebagai upaya pelestarian budaya lokal
Agar adat dan tradisi tetap hidup dan tidak terlupakan oleh generasi penerus nanti. Namun tidak saja dipertahankan, namun juga diwariskan ke generasi selanjutnya,” kata Ali.












