“Anak kami mengalami jantung bocor sejak lahir. Sudah tiga kali berobat ke rumah sakit di Batam. Sempat mau dioperasi, tetapi terkendala sehingga pengobatan harus dilanjutkan secara bertahap,” ungkapnya.
Di sisi lain, bantuan serupa juga diberikan kepada Risma, warga Dusun Sungai Gusung, Desa Rias, Kabupaten Bangka Selatan. Setelah mengalami kecelakaan, Risma hingga kini masih menjalani serangkaian pemeriksaan dan pengobatan untuk memulihkan kondisinya.
Menurut ayahnya, Ridwan, putrinya masih sering mengeluhkan sakit kepala sehingga harus rutin menjalani kontrol medis. Di tengah kondisi ekonomi keluarga yang terbatas, biaya pengobatan menjadi tantangan yang tidak mudah dihadapi.
“Terima kasih PT TIMAH sudah membantu. Bantuan ini sangat berarti untuk biaya kontrol dan pengobatan Risma. Hingga kini ia masih rutin menjalani pemeriksaan medis, dan jika terapi belum menunjukkan hasil yang diharapkan, kemungkinan akan dirujuk untuk operasi,” ujarnya.
Bagi keluarga-keluarga seperti mereka, bantuan tersebut bukan sekadar dukungan finansial. Lebih dari itu, bantuan menjadi suntikan semangat bahwa mereka tidak sedang berjuang sendirian.
Selain bantuan biaya pengobatan, PT TIMAH juga terus menjalankan Program Mobil Sehat yang memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat di berbagai wilayah operasional perusahaan. Kehadiran program ini menjadi upaya nyata untuk mendekatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat.
Melalui berbagai inisiatif sosial di bidang kesehatan, PT TIMAH terus menegaskan komitmennya untuk tumbuh bersama masyarakat. Sebab, di balik setiap bantuan yang diberikan, terdapat harapan besar agar masyarakat dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat, lebih kuat, dan lebih optimistis menatap masa depan.












