Bangka BelitungBeritaPangkalpinangPemerintahanPolitik

Saat Harga Sawit Merosot, Harapan Petani Bertumpu pada DPRD Babel

10
×

Saat Harga Sawit Merosot, Harapan Petani Bertumpu pada DPRD Babel

Sebarkan artikel ini

Saat Harga Sawit Merosot, Harapan Petani Bertumpu pada DPRD Babel (E: Yosua.Asw)

PANGKALPINANG, LIPUTANSATU.COM, — Di balik hamparan kebun sawit yang menghijau di berbagai wilayah Bangka Belitung, tersimpan kegelisahan yang kini dirasakan para petani. Harga tandan buah segar (TBS) yang terus mengalami penurunan membuat pendapatan mereka semakin menipis, sementara biaya produksi justru terus meningkat.

Pupuk yang mahal, ongkos perawatan kebun yang tidak sedikit, serta harga jual yang belum kunjung stabil menjadi beban berat yang harus ditanggung para petani setiap hari. Kondisi ini mendorong DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk turun tangan mengawal persoalan tersebut.

Dalam audiensi bersama APDESI Babel, Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal kebijakan harga sawit agar tetap berpihak kepada petani dan sesuai dengan kesepakatan yang telah ditetapkan bersama pemerintah daerah.

Menurut Didit, seluruh pabrik kelapa sawit harus mematuhi hasil kesepakatan harga yang telah dibahas. Kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci agar tata niaga sawit berjalan sehat dan tidak merugikan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perkebunan.

Namun persoalan yang dihadapi petani tidak berhenti pada harga. DPRD juga menerima berbagai keluhan terkait dugaan permainan timbangan yang berpotensi mengurangi hasil penjualan petani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *