“Pimpinan daerah harus responsif. Keputusan yang diambil harus tepat dan berdampak nyata,” tegasnya.
Lebih jauh, Beliadi menekankan pentingnya implementasi dari setiap pengetahuan yang diperoleh. Menurutnya, keberhasilan tidak diukur dari seberapa banyak materi yang didapat, tetapi sejauh mana hal itu diterapkan dalam kebijakan nyata.
“Ilmu ini harus diwujudkan dalam kebijakan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Itu yang paling penting,” ujarnya.
Selain itu, interaksi dengan pimpinan daerah lain membuka peluang lahirnya ide-ide segar. Pertukaran pengalaman menjadi modal penting dalam merumuskan kebijakan yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan daerah.
Dengan semangat tersebut, Beliadi optimistis DPRD Babel akan semakin kuat dalam menjalankan fungsinya, tidak hanya sebagai lembaga pengawas, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berpihak pada rakyat.












