Bangka BelitungBeritaPangkalpinangPemerintahanPolitik

Alarm Keras dari DPRD Babel, Heriyawandi Desak Reformasi Total Pengelolaan Ponpes

18
×

Alarm Keras dari DPRD Babel, Heriyawandi Desak Reformasi Total Pengelolaan Ponpes

Sebarkan artikel ini

Alarm Keras dari DPRD Babel, Heriyawandi Desak Reformasi Total Pengelolaan Ponpes (E: Yosua.Asw)

PANGKALPINANG, LIPUTANSATU.COM, – Kasus dugaan penganiayaan di lingkungan pondok pesantren di Bangka Belitung menjadi alarm keras bagi dunia pendidikan. Di balik tembok yang seharusnya melindungi dan membina, justru muncul dugaan praktik kekerasan yang mencederai nilai-nilai dasar pendidikan itu sendiri.

Ketua Komisi IV DPRD Babel, Heriyawandi, dengan tegas menyatakan bahwa peristiwa ini tidak bisa dianggap sebagai kejadian biasa. Ia melihat adanya indikasi kegagalan sistemik dalam pengawasan dan pengelolaan internal.

“Ini bukan sekadar insiden. Ini sinyal bahwa ada yang tidak berjalan dengan baik dalam sistem pengelolaan. Harus ada evaluasi menyeluruh,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, laporan terkait kekerasan di lingkungan pesantren sebenarnya telah lama diterima. Namun, banyak kasus berakhir tanpa kejelasan karena diselesaikan secara kekeluargaan, tanpa pembenahan sistem.

“Pola ini berbahaya. Karena masalah tidak pernah benar-benar selesai, hanya ditutupi. Akibatnya, kejadian terus berulang,” katanya.

Heriyawandi menyoroti adanya dugaan budaya senioritas yang menyimpang. Dari waktu ke waktu, praktik ini berkembang menjadi kekerasan yang semakin serius, bahkan disebut telah mencapai tahap mengkhawatirkan.

“Kalau dibiarkan, ini akan menjadi tradisi yang salah. Apalagi informasinya sudah sampai pada penggunaan alat bantu dalam kekerasan. Ini sangat serius,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *