“Di sinilah mereka mulai belajar berkompetisi dan berkembang,” ujarnya.
Tak berhenti di situ, kawasan ini juga kerap dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah untuk berbagai kegiatan pendidikan. Dari SD hingga SMA, Taman Sari menjadi ruang belajar terbuka yang hidup dan dinamis.
Dalam momentum Jumat Bersih, layanan kesehatan gratis turut dihadirkan. Pemeriksaan tekanan darah dan gula darah menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Di sela aktivitas olahraga, warga bisa sekaligus memantau kondisi kesehatannya.
Langkah ini memperlihatkan bahwa menjaga lingkungan dan menjaga kesehatan adalah dua hal yang saling terhubung. Kesadaran itu tumbuh perlahan, namun pasti.
“Anak-anak juga ikut dalam gotong royong. Ini penting untuk menanamkan kepedulian sejak dini,” tambah Pak Ir.
Ke depan, masyarakat berharap Taman Sari terus dikelola dengan baik. Bukan hanya sebagai taman, tetapi sebagai ruang kehidupan—tempat warga bernafas lebih lega, bergerak lebih bebas, dan tumbuh bersama dalam lingkungan yang bersih dan asri.












