BangkaBeritaPertambangan

Menenun Masa Depan dari Aspirasi: Langkah PT TIMAH Membangun Kemandirian Masyarakat

×

Menenun Masa Depan dari Aspirasi: Langkah PT TIMAH Membangun Kemandirian Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Di sisi lingkungan, tuntutan semakin jelas: pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, revitalisasi lahan eks tambang, serta penguatan kesadaran kolektif melalui Program Kampung Iklim.

Adapun pada sektor sosial budaya dan infrastruktur, fokus diarahkan pada penguatan peran masyarakat dalam pengelolaan pariwisata, serta peningkatan fasilitas dasar desa yang mendukung kualitas hidup.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka, Thony Marza, melihat forum ini sebagai langkah maju dalam membangun sinergi yang lebih kuat.

“Kolaborasi seperti ini penting agar program perusahaan sejalan dengan perencanaan pembangunan daerah,” katanya.

Kepala Desa Riding Panjang, Fajar S, juga menyambut baik forum tersebut. Ia berharap kolaborasi ke depan tidak hanya sebatas wacana, tetapi mampu melahirkan gerakan nyata di tingkat desa.

Dari sisi akademisi, Irwan dari Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung menilai keterlibatan perguruan tinggi akan memperkaya perspektif sekaligus memastikan program berbasis kebutuhan riil masyarakat.

Forum ini bukan akhir, melainkan awal dari proses panjang. PT TIMAH berencana menggelar diskusi serupa di berbagai wilayah operasional lainnya.

Melalui pendekatan yang partisipatif dan inklusif, PT TIMAH menegaskan komitmennya: membangun bukan hanya tentang hasil, tetapi tentang proses yang melibatkan masyarakat sebagai subjek utama perubahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *