Beda lagi pengakuan Sigitdianto, S.Pd. selaku Tokoh Pemuda pangkal pinang, ia menyebut Soeharto sebagai figur konsolidasi kebangsaan setelah masa Soekarno.
“Soeharto adalah simbol keteladanan, dan pembangunan, ” Kata Sigit.
Perbedaannya pada Soekarno, dimana ianya lebih fokus pada ideologi, dan penekanan demokrasi.
Ia juga mengatakan keberhasilan Soeharto jago mengelola sumber daya alam dan jago dalam pembangunan ekonomi yang berbasis teknokrasi serta meritokrasi.
Abrillioga , S.H, M.H. mengakhiri diskusi dengan ajakan agar generasi muda dapat menilai Soeharto secara objektif dan proporsional, dengan melihat substansi dan dampak pembangunan.
“Generasi muda harus memakai kacamata objektif dan proporsional, harus jujur melihat kelebihan soehato, ” Ujar ABRI.
Dialog yang cukup seru ini , dilanjutka dengan agenda deklarasi pembentukan AMAN DPW Bangka Belitung dipimpin ketua Muhammad septiawan selaku ketua DPW AMAN Bangka Belitung dan juga yang mengukuhkan terbentuknya AMAN DPW Bangka Belitung.













