Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin yang akrab disapa Prof Udin, menyebut bahwa masyarakat Kota Pangkalpinang membutuhkan akses lapangan pekerjaan yang jelas dan berkualitas. Karena itu, pemerintah berencana meningkatkan program pelatihan kompetensi yang berstandar sertifikasi.
“Kami mendorong generasi muda mendapatkan sertifikasi kompetensi, tidak hanya untuk bekerja di Pangkalpinang, tetapi juga berdaya saing di tingkat nasional bahkan internasional,” kata Prof Udin.
Ke depan, Pemkot Pangkalpinang berencana melanjutkan program kerja sama sister city dengan beberapa negara. Sebelumnya kerja sama sudah dilakukan dengan Tiongkok di bidang pendidikan. Melalui skema sister city yang terpantau dan terkoordinasi, diharapkan tidak ada lagi warga yang bekerja di luar negeri secara ilegal.
“Dengan adanya kerja sama yang terstruktur, warga yang ingin bekerja ke luar negeri bisa tersalurkan secara resmi, terpantau, dan terlindungi,” tutup Prof Udin.












