Bangka SelatanBeritaPemerintahan

Ketika Pemimpin Turun ke Pasar: Cerita Haru Lebaran Ceria Anak Yatim di Toboali

×

Ketika Pemimpin Turun ke Pasar: Cerita Haru Lebaran Ceria Anak Yatim di Toboali

Sebarkan artikel ini

“Kami ingin hadir secara nyata. Tidak hanya memberi, tapi juga menemani,” tegasnya.

Wakil Bupati Debby Vita Dewi menambahkan, pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan ini sengaja dirancang agar anak-anak merasa dihargai dan percaya diri.

“Ketika mereka bisa memilih sendiri, ada rasa bangga dan bahagia yang muncul. Itu yang ingin kami hadirkan,” katanya.

Menurutnya, perhatian terhadap anak yatim piatu tidak hanya soal bantuan materi, tetapi juga dukungan moral yang berdampak besar bagi perkembangan mereka.

“Kami ingin mereka tumbuh dengan rasa percaya diri, merasa dicintai, dan yakin bahwa masa depan mereka tetap cerah,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama di Metro Toboali dalam suasana penuh keakraban. Tawa dan kebersamaan yang terbangun menjadi penutup manis dari hari yang penuh makna.

Lebaran Ceria di Toboali bukan sekadar program sosial. Ia menjadi bukti bahwa ketika kepedulian hadir dengan tulus, kebahagiaan bisa dirasakan oleh semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *