Dari Kemplang ke Harapan: Kisah Anita dan Sentuhan PT TIMAH di Ujung Ramadan (E: Yos.Asw)
BANGKA SELATAN, LIPUTANSATU.COM, — Aroma kemplang yang biasa dibuat Anita (49) di dapur sederhananya kini bercampur dengan rasa syukur yang tak biasa. Di penghujung Ramadan, ia mendapat sesuatu yang jarang ia rasakan: perhatian.
PT TIMAH (Persero) Tbk menyalurkan 600 paket sembako kepada masyarakat Bangka Selatan, sebagai bentuk kepedulian menjelang Idulfitri. Di saat harga kebutuhan pokok merangkak naik, bantuan ini menjadi angin segar bagi warga yang membutuhkan.
Program serupa sebelumnya juga telah menjangkau berbagai wilayah operasional perusahaan seperti Kundur, Bangka, Bangka Barat, hingga Belitung. Konsistensi ini menjadi bukti bahwa kehadiran perusahaan tak sekadar beroperasi, tetapi juga berbagi.
Penyerahan bantuan dilakukan dalam kegiatan Safari Ramadan di Kantor Area Bangka Selatan. Momentum ini dihadiri oleh jajaran pimpinan PT TIMAH, di antaranya Direktur Pengembangan Usaha Suhendra Yusuf Ratu Prawiranegara, Direktur Operasi Handy Geniardi, serta Komisaris M. Hita Tunggal.
Di antara ratusan penerima manfaat, Anita menjadi satu dari sekian banyak cerita yang terselip di balik program ini.
“Biasanya saya cuma dengar orang lain dapat bantuan, sekarang giliran saya. Rasanya campur aduk, senang sekali,” katanya sambil tersenyum.
Sebagai pelaku usaha kecil pembuat kemplang ikan, Anita mengaku penghasilannya sering kali tak cukup untuk menutup kebutuhan keluarga, apalagi menjelang Lebaran.






