Saat malam hari, taman ini tak kehilangan pesonanya. Cahaya lampu yang menghiasi kawasan menciptakan suasana hangat, menjadikannya tempat ideal untuk bersantai setelah aktivitas seharian.
Namun, meningkatnya jumlah pengunjung juga membawa tantangan tersendiri.
“Sekarang makin ramai, jadi alat olahraga kadang harus antre. Semoga ke depan bisa ditambah,” harap Mutiara.
Sementara itu, Restu, warga Girimaya, menilai kawasan ini sebagai ruang terbaik untuk berolahraga.
“Setiap hari saya ke sini untuk jogging. Lintasannya luas, aman, dan nyaman. Jarang ada kendaraan, jadi lebih leluasa,” katanya.
Ia menegaskan, keberadaan taman ini sudah menjadi bagian dari kehidupan warga.
“Ini bukan cuma taman, tapi sudah jadi tempat berkumpul dan menjaga kesehatan. Harapannya, tetap dirawat dan dipertahankan,” ujarnya.
Di tengah perubahan kota, TINS Green Garden Foresttree hadir sebagai pengingat sederhana: bahwa ruang hijau bukan hanya pelengkap, melainkan kebutuhan—tempat di mana manusia kembali terhubung, dengan alam dan sesamanya.












