Dalam sambutannya, Gubernur Hidayat Arsani mengingatkan bahwa Ramadan adalah bulan pembinaan diri yang sarat makna.
“Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Ini adalah momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat keimanan. Mari kita jaga semangat ibadah dari awal hingga akhir Ramadan,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan menciptakan suasana daerah yang aman serta harmonis.
“Jika daerah kita aman dan damai, masyarakat dapat beribadah dengan tenang. Persatuan adalah kekuatan utama untuk membangun Bangka Belitung yang lebih maju dan sejahtera,” katanya.
Sebagai bentuk kedekatan dengan masyarakat Belitung, Gubernur juga berencana menggelar open house pada hari kedua Idulfitri di Belitung, sehingga masyarakat dapat bersilaturahmi secara langsung.
Bupati Belitung pun menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Babel kepada masyarakat di daerahnya. Ia menilai kehadiran Gubernur menjadi bukti kuatnya sinergi pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten.
Rasa syukur juga disampaikan para penerima bantuan. Zainab, ahli waris penerima santunan, serta Dian, penerima bantuan sembako, mengaku sangat terbantu dan berharap Bangka Belitung terus berkembang menjadi daerah yang lebih maju dan penuh keberkahan.
Melalui Safari Ramadan ini, Pemerintah Provinsi Babel menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat Bangka Belitung.












