Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Belitung, Baiq Kurniawati, mengungkapkan hasil pemantauan harga terbaru. Ia menyebutkan bahwa beberapa komoditas mulai mengalami fluktuasi, meski sebagian lainnya menunjukkan tren stabil.
“Bawang merah dan bawang putih mulai bergerak, cabai justru turun, dan harga ayam ras saat ini lebih rendah dibandingkan rata-rata bulan lalu,” jelasnya.
Informasi tersebut, lanjut Baiq, menjadi indikator awal bagi pemerintah daerah untuk mengambil langkah preventif dalam menjaga stabilitas harga.
Bupati Belitung, H. Djoni Alamsyah Hidayat, menegaskan bahwa pengendalian inflasi merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengingatkan bahwa inflasi tidak hanya berdampak pada angka statistik, tetapi langsung dirasakan oleh masyarakat.
“Kita harus memperkuat tim ekonomi untuk benar-benar mengawal inflasi, karena dampaknya langsung ke kehidupan sehari-hari masyarakat,” tegasnya.
Pencegahan Dimulai dari Data
Bupati juga menyoroti pentingnya ketersediaan data stok dan harga yang akurat serta terbarui. Menurutnya, data yang dikelola dengan baik akan membantu pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang tepat sasaran.
“Data harus terus dijaga dan diperbarui. Kita harus mampu mencegah lonjakan harga, bukan hanya bereaksi setelah terjadi,” pungkasnya.
Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan kolaborasi antarinstansi semakin kuat, sehingga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok dapat terjaga, dan masyarakat Belitung dapat menyambut Ramadhan dengan rasa aman dan tenang.












