Ia menceritakan, pembangunan masjid yang dimulai sejak Agustus 2023 menjadi bukti kuatnya budaya gotong royong masyarakat Desa Air Kuang. Warga secara sukarela memberikan tenaga, material, hingga menyiapkan makanan bagi para pekerja selama proses pembangunan berlangsung.
“Masyarakat di sini sangat antusias membangun masjid baru. Saat pengecoran pondasi, warga bergotong royong mengerjakannya bersama-sama, sedangkan ibu-ibu menyiapkan makanan untuk para pekerja. Semangat kebersamaan itu masih terus kami rasakan hingga sekarang,” ujarnya.
Setelah dibangun secara bertahap, Masjid Baiturrahman mulai digunakan pada tahun 2025 dan kini menjadi pusat berbagai aktivitas keagamaan masyarakat, mulai dari salat lima waktu, salat tarawih, Salat Idulfitri hingga kegiatan pembinaan umat.
Jumadi menilai bantuan PT TIMAH tidak hanya melengkapi fasilitas masjid, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian nyata perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat.
“Pesan saya untuk PT TIMAH, jangan pernah berhenti berbuat kebaikan. Semoga PT TIMAH semakin maju, semakin berjaya, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.













