Ekonomi Belitung Tertekan, DPRD Babel Temui Wamenhan Minta Diskresi Khusus untuk Selamatkan Sektor Timah (E: Yosua.Asw)
JAKARTA, LIPUTANSATU .COM, – Lesunya aktivitas pertambangan timah yang berdampak pada perlambatan ekonomi di Pulau Belitung mendorong DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengambil langkah cepat. Bersama Pemerintah Kabupaten Belitung dan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, DPRD Babel membawa langsung persoalan tersebut ke Kementerian Pertahanan Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya memperjuangkan solusi di tingkat pemerintah pusat.
Dipimpin Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, rombongan yang turut diikuti Wakil Ketua DPRD Babel Edi Nasapta, Bupati Belitung, Bupati Belitung Timur, Ketua DPRD Kabupaten Belitung, dan Ketua DPRD Kabupaten Belitung Timur diterima oleh Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan di Jakarta, Rabu (29/7/2026).
Di hadapan pemerintah pusat, DPRD Babel menyampaikan bahwa persoalan utama yang dihadapi masyarakat saat ini adalah terbatasnya kuota RKAB PT Timah Tbk, sehingga hasil produksi penambang rakyat tidak terserap secara maksimal. Kondisi tersebut memicu efek domino terhadap perekonomian daerah.
Perputaran uang di masyarakat melemah, daya beli menurun, aktivitas perdagangan ikut lesu, dan peluang kerja semakin menyempit. Bagi masyarakat Belitung yang selama ini menggantungkan hidup dari sektor pertambangan, situasi tersebut menjadi tantangan yang semakin berat.












