Bagi Hayani (72), bantuan ini menghadirkan lebih dari sekadar bahan makanan.
“Alhamdulillah, terima kasih PT TIMAH. Semoga selalu diberi kelancaran,” katanya penuh harap.
Program ini menjadi bukti bahwa keberadaan perusahaan tidak terlepas dari masyarakat di sekitarnya. Bantuan yang diberikan bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga bagian dari menjaga keseimbangan sosial.
Kolaborasi dengan pemerintah daerah memastikan distribusi berjalan tepat sasaran, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan.
Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman, menyampaikan apresiasinya.
“Terima kasih atas kepedulian PT TIMAH. Kami berharap perusahaan ini terus berjaya dan sinergi yang ada semakin kuat,” ujarnya.
Di tengah dinamika ekonomi yang tidak mudah, bantuan ini menjadi pengingat bahwa kepedulian masih ada.
Dan bagi ribuan penerima, paket sembako itu bukan hanya soal isi—tetapi tentang rasa tenang yang sempat hilang, kini perlahan kembali.












