Di Tengah Tekanan Ekonomi, PT TIMAH Hadirkan Kepastian Lewat 4.500 Paket Sembako (E: Yosua.Asw)
PANGKALPINANG, LIPUTANSATU.COM, — Ketika harga kebutuhan pokok terus merangkak naik, bagi sebagian orang, bertahan hidup menjadi perjuangan harian. Ramadan yang seharusnya penuh ketenangan, justru terasa berat bagi mereka yang serba terbatas.
Di situlah PT TIMAH mengambil peran.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan menyalurkan 4.500 paket sembako kepada masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kepulauan Riau.
Bantuan difokuskan kepada kelompok rentan—lansia, kaum duafa, dan masyarakat berpenghasilan rendah. Tujuannya sederhana, namun penting: memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi selama bulan suci.
“Kalau tidak ada ini, kami harus benar-benar mengatur makan,” ungkap Arnimi (63).
“Sekarang bisa sedikit tenang, setidaknya untuk beberapa waktu ke depan,” tambahnya.
Di lokasi lain, percakapan hangat terjadi antara relawan dan penerima bantuan.
“Semoga cukup ya, Nek,” ujar seorang relawan.
“Cukup sekali, Nak. Ini sudah lebih dari cukup,” jawab seorang lansia sambil tersenyum.






