“Kami datang untuk mendengar dan bekerja bagi kalian,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih menuntut masyarakat untuk tetap bersatu.
“Perbedaan jangan memecah kita. Justru harus menguatkan kita untuk hidup rukun dan damai,” katanya.
Sebagai bentuk nyata keberpihakan kepada rakyat, program operasi katarak gratis kembali digulirkan. Bahkan, akses berobat bagi masyarakat juga akan terus dikawal agar lebih mudah dan terjangkau.
Kepala Desa Lumut mengungkapkan kebahagiaannya atas kehadiran para wakil rakyat tersebut.
“Kami bangga. Ini bukan sekadar kunjungan, tapi jawaban atas harapan kami selama ini,” ujarnya.
Bahar Buhasan pun menegaskan bahwa dirinya siap memperjuangkan aspirasi masyarakat hingga ke tingkat pusat, memastikan suara warga Lumut tidak berhenti di desa.
Reses ini menjadi cermin sederhana tentang makna politik yang sesungguhnya—tentang kehadiran, kepedulian, dan keberpihakan.
Di Desa Lumut, suara rakyat tidak hanya terdengar. Ia hidup, menguat, dan terus menuntut untuk diperjuangkan tanpa henti.












