“Ini harus menjadi perhatian bersama. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri, tetapi harus memperkuat koordinasi agar kualitas program tetap terjaga,” ujarnya.
Selain aspek gizi, Dessy juga mengangkat isu lingkungan, khususnya terkait pengelolaan limbah dari kegiatan SPPG. Ia menegaskan bahwa pengolahan sampah harus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program.
“Jangan sampai program yang baik justru menimbulkan masalah baru. Pengelolaan limbah harus dilakukan dengan baik dan bertanggung jawab,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga standar kualitas makanan agar tetap aman dan layak konsumsi.
Ke depan, Dessy berharap seluruh pihak dapat terus meningkatkan kolaborasi dan komitmen bersama, sehingga program MBG benar-benar hadir sebagai solusi—tidak hanya untuk gizi masyarakat, tetapi juga untuk kualitas lingkungan dan kesejahteraan secara menyeluruh.












