Bukan Sekadar Tes Urine, PT TIMAH dan BNN Bangun Benteng Bersama Melawan Narkoba (E: Yosua.Asw)
PANGKALPINANG, LIPUTANSATU.COM, — Narkoba tidak selalu datang dengan suara keras. Ia bisa masuk diam-diam, menyentuh satu orang, kemudian merembet ke keluarga, lingkungan kerja, bahkan masyarakat.
Karena itu, pencegahan tidak boleh menunggu sampai korban berjatuhan.
Kesadaran tersebut menjadi salah satu semangat dalam kunjungan kerja Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke PT TIMAH (Persero) Tbk, Kamis (6/8/2026).
Tim BNN disambut Pengurus Gerakan Nasional Anti Narkotika (Geranat) PT TIMAH. Pertemuan ini bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat langkah bersama dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Madya Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN, Wanda Ferdiana, mengatakan perang terhadap narkoba membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
“BNN tidak bisa bekerja sendiri. Dengan jumlah personel yang terbatas, kami membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan,” tegas Wanda.
Menurutnya, komitmen PT TIMAH melalui Geranat serta kerja sama dengan BNN di daerah patut diapresiasi. Terlebih, perusahaan memiliki wilayah operasional yang luas dengan aktivitas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di berbagai daerah.
Di kawasan pertambangan dan pesisir, menurut Wanda, pencegahan harus dilakukan lebih masif. Bukan hanya kepada pekerja, tetapi juga kepada masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional.
“PT TIMAH memiliki wilayah operasional yang luas. Banyak berada di kawasan pertambangan dan pesisir, sehingga kolaborasi ini menjadi sangat penting. Kami ingin bersama-sama membangun gerakan pencegahan narkoba yang lebih masif,” ujarnya.












