Herman menuturkan 60 napi high risk tersebut tiba di Nusakambangan pukul 13.57 WIB tadi. Dia menjelaskan pemindahan dilakukan dengan pengawalan petugas Direktorat Pengamanan Intelejen dan Direktorat Kepatuhan Internal, Kantor Wilayah Ditjenpas Bangka Belitung dan Brimob Polda Kepulauan Bangka Belitung.
Proses pemindahan berjalan lancar dan tertib dengan harapan pemindahan ini akan berdampak positif bagi warga binaan yang dipindahkan, sedangkan bagi Lapas Bangka Belitung pemindahan tersebut dapat menjadi unit pembinaan yang bersih dari pelanggaran keamanan dan ketertiban, termasuk di dalamnya bersih dari narkoba,” pungkas Herman.
Diketahui pemindahan napi high risk dari sejumlah lapas di seluruh Indonesia merupakan strategi Menteri Imipas Agus Andrianto untuk memberantas kejahatan dari dalam lapas seperti pengendalian narkoba, peredaran narkoba, sindikat penipuan online dan kejahatan lainnya yang merugikan masyarakat. Menteri Agus menekankan lapas harus bebas dari penggunaan ponsel serta narkoba oleh napi.
Zero HP, zero narkoba (di lapas) adalah harga mati,” tegas Menteri Agus.












