OPINI

Beauty Privilege: Ketika Kecantikan Menentukan Nasib Perempuan

71
×

Beauty Privilege: Ketika Kecantikan Menentukan Nasib Perempuan

Sebarkan artikel ini

By: Natania Halista Putriani, Mahasiswa Bahasa dan Sastra, Sastra Inggris Angkatan 2025 UBB

OPINI, LIPUTANSATU.COM,— Beauty privilege sudah lama menjadi bagian dari pengalaman perempuan, hanya saja bentuk dan dampaknya berubah dari masa ke masa. Jika di masa kolonial kecantikan justru membuat perempuan menjadi pihak yang paling rentan, di era modern kecantikan bergeser menjadi keuntungan sosial yang tidak semua orang miliki. Namun jika kita renungkan sejenak, kita akan bertanya: mengapa kecantikan masih menentukan kesempatan perempuan dalam hidupnya?

Pada masa penjajahan dan struktur sosial feodalisme, kecantikan sering menjadi alasan perempuan kehilangan kendali atas hidupnya. Perempuan pribumi yang dianggap cantik rentan dipaksa menjadi nyai oleh pejabat kolonial ataupun kaum priyayi, dan mereka hampir tidak pernah diberi ruang untuk menolak. Dalam konteks tersebut, kecantikan bukanlah anugerah, tetapi justru ancaman terhadap keselamatan, martabat, dan kebebasan mereka. Tubuh perempuan menjadi ruang yang mudah dikuasai oleh kekuasaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *