Ia menjelaskan, program tersebut dijalankan melalui kolaborasi pemerintah daerah bersama pemerintah pusat dengan memastikan bantuan diberikan tepat sasaran sesuai kebutuhan penerima manfaat.
Prof. Saparudin menilai sinergi antar lembaga sangat penting dalam menangani berbagai persoalan sosial yang terus berkembang di tengah masyarakat.
Karena itu, Program ATENSI diharapkan mampu menjadi penguat perlindungan sosial sekaligus membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat penerima manfaat.
“Harapan kita, bantuan ini dapat membantu meringankan beban dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” katanya.
Di balik bantuan yang disalurkan hari itu, tersimpan pesan bahwa pemerintah tidak ingin masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan merasa ditinggalkan. Sebab di tengah keterbatasan hidup, perhatian dan kepedulian menjadi hal yang paling dibutuhkan untuk menumbuhkan kembali harapan.












