Dalam GPM tersebut, masyarakat bisa mendapatkan beras Bulog, telur ayam, bawang merah, bawang putih, tomat, berbagai jenis sayuran, buah-buahan, hingga produk UMKM lokal dengan harga di bawah pasaran. Komoditas sayur dan beras menjadi yang paling diminati.
Sri, salah satu warga yang hadir, merasakan langsung manfaat program ini.
“Perbedaannya cukup jauh dari harga pasar. Wortel di pasar sekitar Rp20 ribuan, di sini Rp14 ribuan. Bawang juga lebih murah. Sangat membantu kami,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut.
“Kalau rutin diadakan, apalagi menjelang Ramadan, tentu sangat meringankan beban masyarakat,” harapnya.
Gerakan Pangan Murah bukan sekadar agenda tahunan, melainkan strategi berkelanjutan Pemkot Pangkalpinang dalam menjaga stabilitas harga, memperkuat distribusi pangan, serta memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.












