“Amanah ini bukanlah kebanggaan pribadi, melainkan tanggung jawab besar untuk membawa suara daerah agar semakin kuat dan terhormat, dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Dikatakannya, APPSI merupakan wadah strategis bagi pemerintah provinsi untuk memperkuat peran daerah dalam perumusan kebijakan nasional. APPSI memastikan bahwa daerah tidak lagi hanya menjadi penerima kebijakan dari pusat, tetapi menjadi bagian aktif dalam proses penyusunan kebijakan nasional, terutama yang berkaitan dengan APBN dan arah pembangunan nasional.
Dirinya berharap, ke depan suara daerah ini benar-benar menjadi pertimbangan utama dalam penyusunan kebijakan fiskal nasional, termasuk penentuan alokasi Dana Transfer ke Daerah (TKD), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Bagi Hasil (DBH).
“Kami ingin keadilan fiskal benar-benar terwujud, bahwa setiap rupiah yang dihasilkan daerah dapat kembali memberikan manfaat nyata bagi masyarakat daerah,” pungkasnya.
Sebelum itu, Pj. Sekda Fery Afriyanto mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan jalan sehat bersama, penanaman bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan, dan dukungan terhadap konsep pembangunan berkelanjutan di kawasan Ibu Kota Nusantara. Titik kumpul jalan sehat di Komplek Rusun ASN 1, Provinsi Kalimantan Timur, sementara titik penanaman bibit pohon dilaksanakan di Plaza Bhinneka, Provinsi Kalimantan Timur.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Kepala Badan Kepegawaian Negara, seluruh Gubernur se-Indonesia, serta seluruh Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Kalimantan Timur.












