Untuk mendukung produktivitas, puluhan UMKM binaan menerima bantuan alat produksi sesuai kebutuhan masing-masing usaha. Bantuan tersebut mencakup mesin produksi, oven, freezer, mixer, mesin jahit, hingga peralatan pengemasan, yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan kualitas produk.
Selain itu, PT TIMAH Tbk turut membantu UMKM dalam pengurusan perizinan seperti sertifikasi halal, izin edar, dan HAKKI, agar produk UMKM memiliki legalitas dan daya saing yang lebih kuat.
Departement Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan, menyampaikan bahwa dukungan terhadap UMKM merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong ekonomi masyarakat.
“Kami ingin UMKM binaan memiliki akses pasar yang lebih luas, kapasitas usaha yang meningkat, serta produktivitas yang berkelanjutan,” katanya.
Menurutnya, program pembinaan UMKM ini tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga penguatan kemandirian pelaku usaha dan penciptaan nilai tambah bagi masyarakat, sejalan dengan komitmen PT TIMAH Tbk dalam menjalankan TJSL dan prinsip ESG












