OPINI

Sub DAS Kemis Tertekan, Bangka Selatan Perlu Langkah Cepat Selamatkan DAS Nyireh

×

Sub DAS Kemis Tertekan, Bangka Selatan Perlu Langkah Cepat Selamatkan DAS Nyireh

Sebarkan artikel ini

Pemantauan hidrologi perlu diperkuat dengan pemasangan Stasiun Pengamatan Aliran Sungai (SPAS) agar perubahan debit dapat dipantau secara berkala.

Dalam rencana rehabilitasi kawasan DAS Nyireh, terdapat area prioritas seluas 456,68 hektare yang mencakup hutan lindung, hutan produksi, APL, hingga mangrove. Rehabilitasi kawasan ini penting untuk memulihkan tutupan vegetasi dan meningkatkan kapasitas serapan air.

Di tingkat tata kelola, pembentukan Forum Tata Kelola Air Sub DAS Kemis menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, desa, dan kelompok masyarakat.

Penataan ruang melalui RTRW harus memastikan kawasan rawa, resapan, dan sempadan sungai menjadi zona lindung permanen. Pengawasan perubahan tutupan lahan juga perlu dilakukan secara berkala menggunakan citra satelit.

Pada akhirnya, penegakan hukum terhadap perambahan kawasan rawa harus berjalan tegas dan konsisten. Sebab menjaga Sub DAS Kemis berarti menjaga keberlanjutan DAS Nyireh—sumber kehidupan bagi lingkungan dan masyarakat Bangka Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *