Belitung TimurBeritaPertambangan

Sentuhan PT TIMAH Hidupkan Kembali Perahu Kater, Warisan Budaya Belitung Timur Sambut Revalidasi UNESCO

×

Sentuhan PT TIMAH Hidupkan Kembali Perahu Kater, Warisan Budaya Belitung Timur Sambut Revalidasi UNESCO

Sebarkan artikel ini

Yulhaidir menegaskan bahwa geopark bukan hanya berbicara mengenai bentang alam dan kekayaan geologi, tetapi juga tentang bagaimana budaya lokal tetap lestari dan memberi manfaat bagi masyarakat.

“Display kater ini menjadi media informasi yang menceritakan budaya masyarakat nelayan Belitung Timur. Pengunjung tidak hanya melihat, tetapi juga bisa memahami sejarah dan fungsi perahu kater sebagai identitas masyarakat pesisir,” ujarnya.

Ketua Pokdarwis Desa Burung Mandi, Herkoles, mengungkapkan bahwa bantuan PT TIMAH membawa manfaat besar bagi pengembangan destinasi wisata desa.

Display perahu kater yang dibangun pada 2018 sebelumnya mulai mengalami kerusakan akibat usia. Setelah direvitalisasi, tampilannya kembali menarik dan mampu memberikan pengalaman yang lebih baik bagi wisatawan.

“Display kater ini menjadi sarana bagi kami untuk menjelaskan kepada wisatawan tentang sejarah dan fungsi perahu kater sebagai ciri khas nelayan Burung Mandi. Kini tampilannya kembali menarik sehingga dapat mendukung kegiatan pemanduan wisata,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Pantai Burung Mandi memiliki daya tarik yang unik karena memadukan panorama pantai, kekayaan kuliner laut, serta kisah kehidupan nelayan, termasuk tradisi menangkap ikan kerisi menggunakan perahu kater yang menjadi identitas masyarakat pesisir.

Mengakhiri keterangannya, Herkoles menyampaikan rasa terima kasih kepada PT TIMAH yang terus hadir mendukung pengembangan wisata berbasis geopark di Belitung Timur.

“Kami sangat terbantu. Sebagai organisasi yang mengelola objek wisata, dukungan PT TIMAH menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan destinasi wisata berbasis geopark di Desa Burung Mandi,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *