“Perlindungan pekerja adalah tanggung jawab kolektif. Kita harus memperkuat sinergi agar tidak ada pekerja di Negeri Serumpun Sebalai yang tertinggal dari sistem perlindungan sosial,” tegasnya lagi.
Melalui sosialisasi ini, Pemprov Babel mendorong penguatan universal coverage, peningkatan kepatuhan dunia usaha, dukungan pembiayaan bagi pekerja rentan melalui APBD dan CSR, serta percepatan digitalisasi dan integrasi data guna menciptakan pelayanan yang efektif dan akuntabel.
Menurut Fery, pekerja yang memiliki jaminan sosial akan bekerja dengan rasa aman, sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Pekerja yang terlindungi akan bekerja dengan lebih tenang dan produktif, sehingga memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” tutupnya.
Webinar ini juga menghadirkan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Operasional Babel, Evi Haliyati Rachmat, serta diikuti para pimpinan instansi vertikal, perangkat daerah, pelaku usaha, dan mitra kerja sebagai bentuk penguatan kolaborasi lintas sektor di Bangka Belitung.












