“Alhamdulillah, terima kasih kepada PT TIMAH,” kata Satriadi pelan.
Kondisi ini juga berdampak besar bagi keluarga. Sari, adik Satriadi, menjelaskan bahwa kakaknya yang merupakan tulang punggung keluarga kini tidak dapat bekerja seperti sebelumnya.
Dengan kondisi ekonomi yang terbatas, bantuan tersebut menjadi sangat berarti.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Ini sangat membantu kami dalam proses pengobatan,” ungkap Sari.
Lebih dari sekadar bantuan, kehadiran PT Timah menjadi penguat di tengah perjuangan panjang melawan penyakit. Sebab dalam setiap proses penyembuhan, yang dibutuhkan bukan hanya biaya—tetapi juga kepedulian yang nyata.












