“Kami ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang untuk mendapatkan penglihatan yang layak. Ini adalah panggilan kemanusiaan,” tegasnya.
Rudianto Tjen turut mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkan kesempatan ini. Menurutnya, langkah sederhana seperti mendaftar bisa menjadi awal perubahan besar dalam hidup seseorang.
Dengan seluruh layanan yang diberikan tanpa biaya, program ini menjadi jembatan bagi masyarakat untuk keluar dari keterbatasan. Lebih dari sekadar tindakan medis, ini adalah upaya mengembalikan kemandirian dan martabat.
Ketika penglihatan pulih, harapan pun kembali tumbuh—dan kehidupan menemukan terang yang sempat hilang.












