Saparudin juga memberi penekanan khusus pada transparansi laporan. Menurutnya, keterbukaan menjadi kunci agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara bersama.
“Kalau laporan disampaikan apa adanya, kita bisa cepat ambil keputusan. Tapi kalau ditutup-tutupi, justru akan memperlambat penyelesaian,” tegasnya.
Selain itu, isu penyerapan anggaran menjadi perhatian utama. Ia meminta seluruh OPD lebih cermat dan sigap dalam menjalankan program agar tidak terjadi penumpukan realisasi di akhir tahun.
“Anggaran itu harus bergerak seiring kegiatan. Jangan sampai serapan rendah karena program tidak jalan,” ucapnya.
Dalam sesi diskusi, Saparudin juga membuka ruang dialog bagi OPD untuk menyampaikan kendala yang dihadapi di lapangan.
“Kalau ada masalah, sampaikan. Forum ini memang untuk mencari solusi bersama. Kita ingin semua bergerak, tidak ada yang tertinggal,” katanya.
Dengan pendekatan evaluasi yang lebih tegas dan terukur ini, Pemkot Pangkalpinang berupaya memastikan setiap program pembangunan berjalan efektif, sekaligus memperkuat akuntabilitas kinerja di setiap lini pemerintahan.












