Sementara itu, Abvianto menegaskan bahwa pemilihan lokasi bukan tanpa alasan.
“Ini bukan sekadar buka puasa biasa. Kami ingin mengangkat potensi Desa Namang agar UMKM dan masyarakatnya semakin berkembang,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pimpinan harus turun langsung ke lapangan agar program pembangunan benar-benar berdampak nyata.
Kegiatan diawali tausiyah dan doa bersama oleh Ustaz Ahmad Syaikhu, dilanjutkan santunan kepada lima anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial. Acara kemudian ditutup dengan buka puasa dan salat tarawih bersama.
Kehadiran unsur Adhyaksa Dharmakarini, jajaran Kejari, kepala OPD, camat, kepala desa, serta perbankan menjadi bukti bahwa pembangunan desa membutuhkan kerja bersama, bukan hanya simbolik, tetapi nyata dan berkelanjutan.













