BPD HIPMI Babel sebagai wadah generasi pelaku usaha muda diharapkan dapat terus menjadi motor penggerak perekonomian daerah, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan percepatan transformasi digital.
“Keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada kolaborasi dengan dunia usaha dan masyarakat. Karena itu, saya mengajak BPD HIPMI Babel untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor-sektor unggulan seperti pariwisata, pertanian modern, perikanan, industri kreatif, serta ekonomi hijau dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Pihaknya juga berharap, lewat forum Rakerda ini akan lahir program-program strategis yang konkret, inovatif dan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Babel.
“Seperti diketahui bersama, Babel memiliki potensi ekonomi yang luar biasa, baik di sektor pariwisata, perikanan, pertanian modern, industri kreatif, maupun ekonomi hijau,” jelasnya.
Namun potensi itu tidak akan berarti tanpa adanya sumber daya manusia yang terampil, kreatif, dan memiliki semangat kewirausahaan yang kuat. “Di sinilah peran penting HIPMI sebagai wadah pembinaan dan penggerak utama tumbuhnya pengusaha-pengusaha muda yang profesional dan berintegritas,” tuturnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua Umum BPD HIPMI Babel, Harry Ardianto. Melalui rakerda ini, pihaknya berupaya merumuskan arah kebijakan dan program solid, terukur dan berdampak. Dia juga meyakini, kader HIPMI akan menjadi pelaku utama pembangunan ekonomi daerah. “Mari kita jadikan momentum ini untuk konsolidasi, tempat kita belajar dan berdaya untuk Indonesia,” ungkapnya.












