“Kami berharap lahir program yang tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Plt. Sekretaris Daerah Bangka Barat, Abimanyu, melihat forum ini sebagai langkah penting dalam membangun sinergi.
“Ini bentuk kolaborasi nyata. Perusahaan, pemerintah, hingga masyarakat duduk bersama untuk menentukan arah pembangunan,” ungkapnya.
Menurutnya, RIPPM akan menjadi pijakan jangka panjang. Karena itu, keterlibatan berbagai pihak menjadi kunci agar program yang dirancang tidak meleset dari kebutuhan di lapangan.
“Apakah itu pertanian, peternakan, atau UMKM, semua harus dibicarakan secara terbuka. Kita ingin program yang benar-benar dirasakan manfaatnya,” katanya.
Di ruang diskusi itu, tak ada tepuk tangan meriah seperti di panggung seremoni. Namun justru di sanalah fondasi dibangun—pelan, serius, dan penuh pertimbangan.
Karena pada akhirnya, pembangunan yang kuat bukan tentang siapa yang paling lantang berbicara, melainkan siapa yang paling mau mendengar.












