Dalam sesi edukasi, peserta dibekali berbagai materi mengenai etika berlalu lintas, pentingnya menggunakan perlengkapan keselamatan, serta langkah-langkah antisipasi untuk menghindari kecelakaan di jalan raya.
Ramos berharap para personel Satpam dapat menjadi teladan dalam menerapkan budaya tertib berlalu lintas, baik saat bertugas maupun dalam aktivitas sehari-hari.
“Kami mengajak seluruh peserta untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas. Apabila menemukan kejadian yang berkaitan dengan lalu lintas, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani dengan cepat,” ujarnya.
Melalui sinergi ini, PT TIMAH terus menegaskan komitmennya dalam membangun budaya safety first, tidak hanya di lingkungan kerja, tetapi juga di ruang publik. Edukasi keselamatan berkendara menjadi bagian penting dalam meningkatkan disiplin, melindungi karyawan, sekaligus menekan risiko kecelakaan di jalan raya.












