“Mudah-mudahan bisa terpilih menjadi kiper untuk GSI tingkat kabupaten,” ujarnya.
Ketua Panitia GSI Kecamatan Mentok, Arizona, mengatakan pemilihan Lapangan Division Processing and Refinery PT TIMAH bukan tanpa alasan. Selain lokasinya strategis, fasilitas lapangan dinilai layak untuk pertandingan sepak bola pelajar.
“Lapangan ini memenuhi standar dan lingkungannya aman untuk kegiatan pelajar. Kami juga sangat terbantu karena tidak dikenakan biaya penggunaan lapangan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dukungan PT TIMAH selama ini telah membantu kelancaran berbagai agenda olahraga pelajar di Mentok.
“Setiap tahun kami selalu dimudahkan ketika meminjam lapangan ini. Kegiatannya berjalan aman dan lancar. Kami berharap dukungan seperti ini terus berlanjut,” katanya.
Persaingan ketat di lapangan akhirnya melahirkan SMP Negeri 3 Mentok sebagai juara pertama. SMP Negeri 1 Mentok menempati posisi kedua, diikuti SMP Negeri 4 Mentok di posisi ketiga, dan SMP Negeri 6 Mentok sebagai juara keempat.
Selanjutnya, panitia akan memilih 18 pemain terbaik dari seluruh peserta untuk membentuk tim GSI Kecamatan Mentok yang akan berlaga di tingkat kabupaten.
Ajang ini pun menjadi bukti bahwa dukungan terhadap olahraga pelajar bukan hanya melahirkan kompetisi, tetapi juga menumbuhkan harapan dan membuka jalan bagi lahirnya talenta-talenta muda masa depan.












