“Untuk kegiatan bazar ini kami membawa sekitar 100 bungkus getas dan ampyang dengan berbagai rasa. Alhamdulillah antusias pembeli lumayan ramai,” ungkapnya.
Selvi mengatakan, dirinya telah menjadi mitra binaan PT TIMAH sejak 2018. Selama itu pula, berbagai dukungan perusahaan terus membantu perkembangan usahanya, mulai dari bantuan alat produksi, pelatihan hingga kesempatan mengikuti berbagai pameran dan bazar.
Menurutnya, kesempatan tampil di BPA Fair 2026 menjadi momentum penting untuk memperluas jaringan pemasaran sekaligus memperkenalkan produk lokal Bangka Belitung kepada masyarakat luas.
“Keikutsertaan dalam bazar seperti ini sangat membantu pemasaran produk kami. Setelah menjadi binaan PT TIMAH, kami juga dibantu alat produksi, pelatihan, dan sering diajak mengikuti bazar baik di Bangka maupun luar daerah,” katanya.
Program pembinaan UMKM yang dijalankan PT TIMAH tidak hanya berorientasi pada peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga mendorong lahirnya produk-produk lokal yang berkualitas dan mampu bersaing di pasar nasional.
Selvi pun berharap dukungan terhadap UMKM lokal dapat terus berlanjut agar semakin banyak pelaku usaha kecil yang memiliki kesempatan berkembang dan tampil di berbagai pameran nasional.
“Semoga PT TIMAH semakin jaya dan sukses. Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkembang dan mengikuti pameran-pameran berikutnya. Terima kasih kepada PT TIMAH atas dukungannya,” tutupnya.












