Oleh : Tumbur Gabriel Tampubolon.
Mahasiswa UBB
OPINI, LIPUTANSATU.COM, —– Di era serba digital dan serba instan ini , belanja sekarang rasanya cuma sejauh satu klik. Mau apa pun mulai dari baju, gadget, sampai tiket liburan semuanya bisa didapat dengan mudah. Bahkan, kalau belum punya uang sekalipun, tetap bisa belanja. Di sinilah paylater jadi “pahlawan” bagi banyak orang, terutama generasi muda.
Tapi, pertanyaanya: ini benar benar solusi atau jebakan yang dibungkus rapi?
Tidak bisa dipungkiri, paylater menawarkan kemudahan yang menggoda. Prosesnya cepat, tanpa ribet, dan sering kali disertai promo yang bikin susah nolak. Buat anak muda yang lagi pengen “ikut tren”, fitur ini terasa seperti jalan pintas untuk memenuhi keinginan.
Tidak sedikit anak muda yang awalnya merasa terbantu dengan paylater, tapi perlahan justru kewalahan membayar. Dari yang awalnya hanya untuk kebutuhan kecil, berubah jadi kebiasaan konsumtif yang sulit dikontrol. Ketika penghasilan tidak cukup menutup semua tagihan, situasi mulai terasa menekan.






