Salah satunya melalui pembentukan Balai Latihan Kerja yang akan menjadi wadah pengembangan kompetensi masyarakat sesuai kebutuhan dunia kerja.
Tak hanya itu, Pangkalpinang juga mendapat dukungan dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia berupa program pelatihan bagi 500 pemuda yang diproyeksikan bekerja di luar negeri.
“Saat Wakil Menteri datang ke Pangkalpinang, beliau menyampaikan adanya program pelatihan keterampilan bagi masyarakat. Insyaallah Kota Pangkalpinang mendapat kuota 500 orang yang akan dilatih sesuai kebutuhan industri,” katanya.
Ia menegaskan, pelatihan akan disesuaikan dengan bidang pekerjaan yang dibutuhkan agar para peserta memiliki peluang besar untuk terserap di pasar kerja internasional.
“Kalau permintaannya tenaga perawat, kita latih menjadi perawat. Kalau dibutuhkan welder, kita siapkan pelatihan welder. Harapannya, setelah selesai mereka benar-benar siap bekerja dan memiliki masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.
Harapan besar pun disematkan kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk Dharma Wanita Persatuan, agar bersama-sama menjadi bagian dari solusi dalam membangun Pangkalpinang yang lebih produktif, berdaya saing, dan sejahtera.












