Ia menambahkan bahwa kehadiran TNI AL di tengah masyarakat tidak hanya dalam konteks pertahanan, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial.
Corporate Secretary PT TIMAH, Ruddy Nursalam, menegaskan bahwa program mudik gratis merupakan komitmen perusahaan untuk membantu masyarakat Bangka Belitung yang merantau.
“Program ini menjadi agenda rutin PT TIMAH. Kami bersyukur tahun ini dapat bersinergi dengan TNI AL, Pemprov Bangka Belitung, dan Bank Sumsel Babel untuk membantu mahasiswa, pelajar, serta masyarakat pulang ke kampung halaman,” jelasnya.
Bagi Rizky Febriano, pemudik asal Belitung yang juga Ketua Ikatan Keluarga Pelajar Belitung Yogyakarta, program ini sangat berarti bagi para mahasiswa perantauan.
“Alhamdulillah PT TIMAH masih menghadirkan mudik gratis bagi mahasiswa dan masyarakat Bangka Belitung di Pulau Jawa. Apalagi tahun ini kami bisa merasakan pengalaman mudik menggunakan kapal perang TNI AL,” katanya.
Ia berharap program ini terus berlanjut di masa mendatang karena masih banyak perantau yang kesulitan pulang kampung akibat tingginya harga tiket pesawat saat musim Lebaran.
“Program ini sangat membantu kami. Semoga terus ada setiap tahun agar semakin banyak masyarakat yang bisa pulang dan berkumpul dengan keluarga,” ujarnya.
Melalui program mudik gratis ini, PT TIMAH kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya berkontribusi dalam sektor industri, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial yang nyata bagi masyarakat Bangka Belitung di mana pun mereka berada.












